Wenger Tolak Anggapan Krisis Terhadap Tim Yang Mengalami Sebuah Kekalahan

jayasport.com – Anggapan krisis terhadap tim yang mengalami sebuah kekalahan dianggap tidak tepat bagi Arsene Wenger karena itu akan berdampak buruk bagi pemain.

Manajer Arsenal, Arsene Wenger menyatakan ketidaksetujuannya terhadap anggapan beberapa pihak yang mengatakan jika sebuah tim mengalami sebuah kekalahan dianggap sebagai krisis. Menurutnya, anggapan tersebut sangat jauh berbeda dibanding dua dekade silam dimana hal tersebut bukanlah krisis.

Anggapan tersebut dialami Arsenal saat kalah 1-3 dari AS Monaco di leg pertama Liga Champions beberapa pekan lalu di Emirates Stadium. Wenger berujar jika hal tersebut terjadi pada 20 tahun lalu, maka sebagian besar orang menilai jika The Gunners akan memperbaiki diri di laga berikutnya.

Akan tetapi, sepakbola saat ini sudah sangat jauh berbeda. Kekalahan dari AS Monaco dianggap sebagai krisis oleh beberapa pihak, khususnya media. Padahal, di laga berikutnya melawan Manchester United di Old Trafford, The Gunners berhasil meraih kemenangan 2-1 atas rivalnya itu. Jadi anggapan krisis akibat sebuah kekalahan sangatlah tidak tepat.

“Dua puluh tahun lalu, jika anda kalah maka orang akan berkata “Arsenal akan bermain lebih baik di laga berikutnya’,” ujar Wenger di Arsenal.com.

“Saat ini, anda kalah dalam sebuah laga, maka anda dianggap sedang berada di dalam sebuah kriris. Hal itu tentu sangat tidak bagus bagi mental para pemain,” tegas Wenger.

Penilaia manajer berjuluk The Professor itu memang ada benarnya, sebuah tim tidak bisa dinilai berada dalam krisis hanya dengan sebuah kekalahan.